Kasih Tuhan Ugatame adalah kasih yang menciptakan, menyelamatkan, membenarkan, menguduskan, dan mempersiapkan manusia untuk menjalankan kehendak-Nya. Sejak awal penciptaan sampai pada kehidupan manusia pada akhir zaman, kasih Tuhan Ugatame tidak pernah berhenti bekerja.
1. Adam dan Hawa Diciptakan untuk Hidup dalam Kebahagiaan
Pada mulanya, Tuhan Ugatame menciptakan Adam dan Hawa untuk hidup tanpa kesusahan, penderitaan, ketakutan, dan kematian. Mereka ditempatkan di dalam kehidupan yang penuh kedamaian, kelimpahan, serta persekutuan yang erat dengan Tuhan.
Namun, Adam dan Hawa tidak mempertahankan karakter ketaatan kepada Tuhan. Mereka memilih mengikuti kehendak sendiri sehingga jatuh dalam dosa dan hidup jauh dari Tuhan. Akibat ketidaktaatan itu, hubungan manusia dengan Tuhan menjadi rusak. Kesusahan, penderitaan, permusuhan, dan kematian mulai masuk ke dalam kehidupan manusia.
Walaupun manusia telah jatuh, Tuhan Ugatame tidak membuang dan meninggalkan ciptaan-Nya. Kasih-Nya tetap mencari manusia untuk dipulihkan kembali.
2. Yesus Kristus adalah Tujuan Keselamatan dari Tuhan Ugatame
Karena kasih-Nya yang besar, Tuhan Ugatame mengutus Yesus Kristus ke dunia untuk memperbaiki kesalahan manusia, bukan karena Tuhan melakukan kesalahan. Kesalahan itu berasal dari ketidaktaatan dan dosa manusia sejak Adam dan Hawa.
Yesus Kristus datang untuk menanggung dosa, membuka jalan pengampunan, memulihkan hubungan manusia dengan Tuhan, dan memberikan kehidupan yang baru. Melalui pengorbanan, kematian, dan kebangkitan-Nya, manusia yang percaya memperoleh kesempatan untuk kembali hidup di dalam kasih dan kehendak Tuhan Ugatame.
Yesus Kristus adalah bukti nyata bahwa kasih Tuhan tidak membiarkan manusia binasa. Ia datang sebagai Juruselamat untuk membawa manusia keluar dari kegelapan menuju terang, dari dosa menuju pembenaran, dan dari kematian menuju kehidupan kekal.
3. Agagime—Roh Kudus Membimbing Manusia dalam Kebenaran dan Kekudusan
Sesudah karya keselamatan Yesus Kristus dinyatakan, Tuhan Ugatame memberikan Agagime—Roh Kudus—kepada manusia. Roh Kudus adalah Penolong, Penghibur, Pengajar, dan Pemimpin yang bekerja di dalam hati setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus.
Firman Tuhan dalam Yohanes 7:39 menjelaskan bahwa Roh Kudus akan diterima oleh mereka yang percaya kepada Yesus Kristus. Karena itu, setiap manusia dipanggil untuk membuka hati, percaya kepada Kristus, serta menerima pekerjaan Agagime—Roh Kudus—dalam kehidupannya.
Melalui kuasa Roh Kudus, manusia dibimbing untuk meninggalkan dosa, membuang karakter lama, hidup dalam kebenaran, mengejar kekudusan, dan menaati kehendak Tuhan. Roh Kudus mengubah hati yang keras menjadi hati yang taat, menguatkan yang lemah, menerangi pikiran, dan memberikan keberanian untuk melakukan pekerjaan Tuhan.
Agagime—Roh Kudus—bukan hanya diberikan untuk dirasakan, tetapi untuk ditaati. Manusia wajib menerima tuntunan-Nya agar kehidupannya menghasilkan kasih, sukacita, damai sejahtera, kesetiaan, kerendahan hati, dan takut akan Tuhan.
4. Anak Manusia Dibentuk Menjadi Pemimpin Perkasa pada Akhir Zaman
Anak manusia yang telah dibenarkan melalui iman kepada Yesus Kristus dan dikuduskan oleh pertolongan kuasa Agagime—Roh Kudus—akan mengalami pembentukan karakter rohani.
Ia tidak lagi dipimpin oleh hawa nafsu, kepentingan pribadi, kesombongan, atau ketakutan. Ia dibentuk menjadi pribadi yang benar, kudus, berani, rendah hati, adil, dan setia kepada Tuhan Ugatame.
Melalui proses pembenaran, pengudusan, ketaatan, penderitaan, dan pelayanan, Tuhan mempersiapkan anak manusia menjadi pemimpin yang perkasa pada akhir zaman. Pemimpin perkasa bukanlah orang yang mengandalkan kekuatan manusia, kekayaan, jabatan, atau kekuasaan dunia. Pemimpin perkasa adalah orang yang dipenuhi Roh Kudus, berdiri teguh dalam kebenaran, membela orang lemah, membawa perdamaian, dan berani menyatakan kehendak Tuhan.
Ia akan menjadi alat Tuhan untuk membawa manusia kembali kepada kebenaran dan kekudusan. Ia tidak meninggikan dirinya sendiri, tetapi memuliakan Tuhan Ugatame. Ia tidak memimpin dengan kekerasan, melainkan dengan kasih, hikmat, keadilan, dan kuasa Roh Kudus.
Kesimpulan
Kasih Tuhan Ugatame dinyatakan melalui empat pekerjaan besar:
Tuhan Ugatame menciptakan Adam dan Hawa untuk hidup dalam kebahagiaan bersama-Nya.
Yesus Kristus diutus untuk menebus kesalahan manusia dan memulihkan hubungan manusia dengan Tuhan.
Agagime—Roh Kudus—diberikan untuk membimbing manusia hidup dalam kebenaran dan kekudusan.
Anak manusia yang dibenarkan dan dikuduskan oleh kuasa Roh Kudus akan dibentuk menjadi pemimpin perkasa yang menjalankan kehendak Tuhan pada akhir zaman.
Karena itu, marilah kita percaya kepada Yesus Kristus, menerima Agagime—Roh Kudus—dan menyerahkan seluruh kehidupan kita untuk dibentuk menjadi manusia yang benar, kudus, kuat, dan berguna bagi pekerjaan Tuhan Ugatame.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar